I don’t know! But I’m very curious is discovering just what is possible for you here today.”

Kamis, 05 Juni 2014

Induksi Dave Elman


Salah satu tekhnik Induksi cepat di dalam Ilmu Hipnosis yang terbukti dapat digunakan untuk menghipnotis orang dengan type sugestibilitas apapun adalah "DAVE ELMAN INDUCTION". Induksi Dave Elman adalah salah satu induksi favorit dari para Hipnoterapis. 

Dave Elman Induction merupakan salah satu teknik induksi yang bisa dibilang lengkap karena telah memiliki tes somnambulism didalamnya. Saat kita telah menyelesaikan Dave Elman Induction, kita akan mendapati klien/subjek sudah masuk dalam kondisi Somnambulism. Yang merupakan kedalaman Trance State terbaik untuk melakukan terapi hypnosis pada umumnya. Dan dengan bantuan Dave Elman Induction dan Pre Induction yang benar kita dapat mencapai kondisi Somnambulism dengan sangat cepat hanya dalam waktu  2 - 4 menit saja.

Secara Garis besar DAVE ELMAN INDUCTION terdiri dari 4 tahap :
1. Eyes Closure
2. Hands Drop
3. Fractionation
4. Number Block

Tekhnik Induksi Dave Elman ini merupakan Tekhnik Induksi yang wajib dikuasai oleh seorang Master Hipnotis ataupun seorang Profesional Hypnotherapy.

Dave Elman (1900-1967) yang terlahir dengan nama David Kopelman adalah seorang Stage Hypnotist yang handal di jamannya. Selain sebagai seorang Stage Hypnotist, Dave Elman juga seorang pekerja di industri hiburan, dan sekaligus seorang penyiar radio.
Pada sekitar tahun 50an, Dave Elman melakukan pertunjukan Hipnotis di lingkungan para dokter, yang menghasilkan decak kagum, dan akhirnya Dave Elman diminta untuk mengajarkan Hipnotis kepada para dokter tersebut. Inilah momen penting dari lahirnya metode induksi Dave Elman yang sampai hari ini masih dianggap salah satu dari induksi yang konon dapat diterapkan ke 80% subyek.
Dikarenakan Dave Elman adalah seorang Stage Hypnotist, maka nuansa aroma dari induksi Dave Elman juga memiliki sedikit kemiripan di bagian tertentu dengan induksi Shock Induction yang biasa diterapkan di ranah Stage Hypnotism terutama jika menghadapi klien yang memiliki kepribadian kritis dan analitis.
Nah, dalam Training Neo Hipnotis Walaupun induksi Dave Elman termasuk INDUKSI VERBAL yg cukup effective dan menjadi favorite bagi para Hypnotherapists yang berbasis Direct Hypnosis, namun seringkali penggunaan gabungan atau salah satu uji sugestibilitas ( fisikal/emosional ), bila tepat digunakan akan membawa seseorang langsung masuk ke kondisi TRANCE STATE, tinggal dilanjutkan dengan  DEEPING menggunakan affect / somatic / guided bridge...
Nah, bayangkan anda dapat menguasai Metode dave Elman ini dengan gaya anda sendiri, sehingga anda tidak perlu susah payah menghafalkan scriptnya. Namun anda dapat melakukan Tekhnik Induksi yang sangat cepat dan menggunakan gaya anda sendiri. 


Contoh Script Dave Elman Induction
Silakan tarik nafas yang dalam…. Tahan sebentar…. Daaan lepaskan..... bersamaan dengan hembusan nafas anda.... tutup mata anda. Relaksasikan otot-otot di sekitar mata anda sampai ke tahap mereka tidak bekerja dan yakinkan mereka sudah tidak bekerja. Jika anda telah yakin mereka tidak dapat dibuka berikan tes pada mereka… dapatkan relaksasi total di sekitar mata anda dan biarkan perasaan relaks tersebut menyebar ke seluruh tubuh dari atas kepala sampai ke bawah kaki….. 

Sebentar lagi saya akan mengangkat tangan anda dan menjatuhkannya dan jika anda telah mengikuti kata-kata saya maka tangan anda kini telah lemas, malas layaknya handuk yang basah…. Dan saat saya menjatuhkannya ia akan jatuh bebas langsung ke bawah…. (Mengangkat tangan client dan menjatuhkannya) dan anda masuk lebih dalam… lebih lelap…. Sungguh bagus sekali….


Sekarang Buka mata anda dan tutup mereka…. Sepenuhnya relaks dan nyaman biarkan diri anda diselimuti oleh selimut relaksasi yang nyaman… damai….. Dan ketiga kali anda melakukannya anda akan dapat merasakan relaksasi dua kali lipat lebih relaks lagi dibandingkan apa yang anda rasakan sekarang….. Buka mata anda dan tutup mereka dan relaks sepenuhnya lebih dalam… lebih damai… 


Sebentar lagi kita akan melakukannya sekali lagi dan saat kita melakukannya kedua kalinya, anda akan dapat mencapai relaksasi 10 kali lipat lebih relaks dibandingkan yang anda rasakan sekarang….


Anda telah memiliki relaksasi fisik yang cukup, dan saya ingin menunjukkan bagaimana anda dapat mendapatkan relaksasi mental sebaik anda melakukan relaksasi fisik, sebentar lagi saya ingin anda mulai menghitung mundur dari angka 100… setiap kali anda mengucapkan satu angka… dua kali lipatkan relaksasi yang anda rasakan…. Dan saat anda mencapai angka 98 atau lebih cepat… anda telah menjadi begitu relaksnya hingga tidak ada lagi angka dalam pikiran anda…..


Mulailah dengan pemikiran untuk membiarkan hal itu terjadi dan hal itu akan terjadi…. Mulailah menghitung mundur dengan mengucapkannya….. (100…..) dua kali lipatkan relaksasi anda dan saksikan angka mulai memudar (99…….) angka mulai menghilang (98……..) dan mereka telah hilang, andalah yang dapat melakukannya, saya tidak dapat melakukannya untuk anda, buat mereka hilang, buang mereka….


Apa mereka sudah hilang?

Struktur Induksi Dave-Elman (Extended Version)
(1). Setup : Tahap penyiapan klien agar benar-benar siap untuk memasuki proses induksi. Tahap ini sekaligus memastikan agar posisi tubuh klien benar-benar nyaman. Penggunaan script bernuansa Ericksonian sangat disarankan di tahapan ini, terutama ketika klien adalah tipe yang analitis.
(2). Progressive Relaxation Sederhana : Tahap ini bertujuan untuk membuat tubuh klien mulai lebih rileks dan akan lebih siap untuk memasuki tahapan berikutnya. Dikatakan Progressive Relaxation sederhana karena cukup dibawakan secara global, dengan waktu berkisar 5-10 menit.
(3). Eye Catalepsy Test : Melakukan tes pada mata klien, apakah klien dapat membuka matanya atau tidak.
(3). Fractionation Pada Mata : Tahap ini adalah menerapkan Post Hypnotic Suggestion secara looping di wilayah mata klien. Script yang diterapkan dapat bervariasi, tetapi intinya adalah meminta klien untuk membuka mata, dan ketika menutup kembali maka klien akan memasuki relaksasi yang lebih dalam. Dapat dilakukan sekitar 5-10 kali (looping).
(4). Hand Lift & Drop : Tahap inilah yang bernuansa Shock Induction, yaitu mengangkat tangan klien dan menjatuhkannya dan memberikan sugesti bahwa klien akan memasuki relaksasi yang lebih dalam. Dapat dilakukan secukupnya sampai dengan tangan klien benar-benar rileks.
(5). Counting Down : Meminta klien untuk menghitung mundur (misal dari 100 ke 0), dan setiap klien menghitung suatu angka, sugestikan bahwa klien memasuki relaksasi yang lebih dalam, dan mintalah klien untuk melupakan atau membuang angka tersebut. Banyak variasi teknik yang dapat diterapkan di tahapan ini, mulai dari klien benar-benar menyebutkan angka dimaksud secara langsung (terdengar), sampai dengan penggunaan  gerak tangan (telunjuk). Jika penghitungan dilakukan secara dalam hati. Tahap ini merupakan tahap akhir dari induksi Dave Elman, dimana diharapkan klien akan mengalami Partial Amnesia dan mulai bergerak memasuki Somnambulism.

Dari penjelasan induksi Dave Elman di atas, terlihat jelas bahwa Hipnoterapis memiliki banyak kesempatan untuk melakukan kalibrasi terhadap pergeseran trance dari klien.
Diantara tahapan-tahapan di atas dapat pula diaplikasikan script Simple Deepening untuk mempermudah pergeseran trance dari klien.
Waking Hypnosis (Hypnosis Tanpa Tidur) adalah sebuah teknik yang dilakukan oleh Hypnotist untuk membawa klien dan memanipulasi pikiran klien di alam Trance nya tanpa melalui persetujuan, Induksi dan Deepening terlebih dahulu. Teknik yang biasa di pakai adalah Shocked (terkejut), Confused (membingungkan pikiran), Overload (kelebihan informasi), Mengakses data yang sudah lawas (accesing).
Untuk melakukan Waking Hypnosis sang Hypnotist harus pandai menjalin Rapport dengan sangat baik dan juga mampu membypass pikiran sadar klien untuk langsung memasuki kondisi Trance.Menjalin/membangun Rapport adalah hal terpenting yang harus dilakukan seorang Hypnotist karena Rapport adalah awal terbukanya gerbang menuju ke alam bawah sadar klien. Milton Erickson menyatakan, jika sang Hypnotist sudah menjalin Rapport yang baik maka klien tersebut sebenarnya sudah masuk ke dalam kondisi Light Trance (ringan).

Cara Melakukan Waking Hypnosis 1 : Menggunakan Sugestivity Test (Hand Locking + Shock)
Kita ambil contoh saja pada saat test tangan baja. Setelah berhasil melakukan test dan menemukan klien yang sangat sugestif, Hypnotist akan langsung lanjut ke Waking Hypnosis. Contoh percakapan:

Hypnotist : Semakin Anda memaksa untuk membukanya, maka yang terjadi adalah tangan Anda akan semakin kuat dan terkunci sangat rapat sekali.
Klien : (Kesusahan untuk membuka kuncian tangannya)
Hypnotist :  Mau normal lagi tangannya??
Klien : Mau (sambil menganggukan kepala)
Hypnotist : Oke nanti saya hitung 1 sampai 5, hitungan ke 5 tangan kamu akan kembali normal. Mengerti?
Klien : Iya (sambil mengangguk)
Hypnotist : Jadi tangan kamu akan normal jika hitungan saya sampai pada angka ??
Klien : 5
Hypnotist : Bagus sekarang saya hitung 1 sampai 5, oke 1... .... 2..........3......(sebelum sampai hitungan ke 4 jentikan tangan Anda di depan mata klien sambil mengatakan) LUPAKAN NAMA KAMU SEKARANG.
Klien : (terlihat bingung)
Hypnotist : Semakin kamu mencoba untuk mengingatnya maka nama kamu akan semakin hilang.

Cara melakukan Waking Hypnosis 2 : Overload
Manusia memiliki kemampuan untuk memikirkan banyak hal dalam sekaligus. Namun hanya dibatasi hingga 8 - 10 hal saja. Jika lebih, yang terjadi adalah otak mengalami overload dan akhirnya bingung/hang dan otomatis Critical Area (gerbang menuju alam bawah sadar akan terbuka). Contoh :
Hai, apa kabar? lama nggak ketemu ya? oh iya tadi saya kesini bawa motor merah ya? Tadi kamu kesini pake apa? imana kabarnya ayahmu? sepatuku warnanya sama seperti bajumu ya? eh iya sekarang jam berapa ya? (jika klien melihat jam berarti klien sudah overload dan mengikuti intruksi kita) eh nggak jadi lah, lupain aja nama kamu. Udah lupain aja SEKARANG, karena namamu udah HILANG dari otakmu.

Cara melakukan Waking Hypnosis 3 : Confusion
Saat pikiran mengalami kebingungan, maka pikiran hang untuk beberapa detik. Di saat inilah saat yang cocok untuk memasukkan sugesti yang tersirat. Untuk membingungkan otak subjek, ada banyak hal yang bisa dilakukan. Di antaranya dengan melakukan pemutusan pola, atau melakukan pembicaraan yang ambigu.

Contoh memutus pola:
Memutus pola jabat tangan: (Sering saya lakukan saat berdiskusi dengan klien):
Hypnotist : Halo, selamat pagi… (mengulurkan tangan seolah akan berjabat tangan, lalu saat klien hendak membalas jabatan, saya membetulkan baju) RILEKS SAJA ya… (lalu berjabat tangan lagi) mari silahkan duduk.

Memutus pola bicara:

Hypnotist : Nah jadi seandainya kalian semua… (jeda beberapa detik, mahasiswa saya terlihat menunggu kalimat saya, terjadi hang) BELAJAR GIAT MULAI SEKARANG, kalian pasti dapat nilai yang baik dari saya.
Contoh melakukan pembicaraan yang ambigu:

Hypnotist : Apakah kalian tahu tahu bulat itu tahu susu baru yang tahunya menjadi satu?

Klien :  <bingung>

Hypnotist : Oke, lupain aja yang tadi saya katakan. LUPAKAN JUGA NAMA KAMU.

Cara melakukan Waking Hypnosis 4 : Mengakses data yang sudah lama tersimpan (accessing)
Cara ini beberapa kali saya gunakan saat sedang mengobrol. Dalam hal ini saya menggunakan Eye Accessing Cue. Setelah mendapatkan baseline dari subjek, saya memberikan sugesti saat subjek sedang mengakses data internalnya (Digital auditory). Seringkali saya menanyai hal yang membuat subjek berpikir lama sehingga saya punya waktu untuk memasukkan sugesti. Yang perlu diperhatikan dalam teknik ini adalah waktunya harus pas saat subjek mulai mengakses internal datanya.

Hypnotist : Ingat tidak tiga tahun yang lalu waktu hari senin saya ngomong ke kamu?
<subjek mulai mengakses ingatannya, saat matanya mengarah ke bagian digital auditory, saya langsung memberikan sugesti.>

Hypnotist : Kalau hari ini SEMANGAT ! (padahal sebelumnya subjek terlihat lesu, setelah itu subjek terlihat lebih semangat dan tersenyum).



3 komentar: