Semoga Bahagia disana Bapak & Ibu.....
Sumber dari penderitaan manusia adalah kehilangan. Kehilangan harta,
kehilangan orang yang dicintai dan kehilangan harapan. Setiap orang yang hidup
dalam perkawinan, haruslah mempersiapkan diri, pada suatu hari akan
meninggalkan atau ditinggalkan oleh pasangan hidupnya karena kematian atau
perceraian. Tidak ada orang yang pernah menginginkan kehilangan orang yang
dicintai, apa lagi orang itu adalah pasangan hidupnya dalam mengarungi bahtera
rumah tangga karena kehilangan karena kematian atau perceraian merupakan
pengalaman paling menghancurkan dan meremukkan hati yang paling dalam. Pola
kehidupan berubah secara drastis dan mendadak, atau secara tiba-tiba yang
membuat hidup terguncang hebat. kehilangan orang yang dicintai
menimbulkan rasa sakit dan kesedihan.
Perasaan sedih menyebabkan seseorang menjadi lupa diri, Dihadapan siapapun
yang ia jumpai menangis dan lupa merawat diri karena terlalu banyak menangis
dan tak terurus. Ada juga yang sampai jatuh pingsan atau kemarahan. Begitu
banyak kenangan yang indah dan juga kenangan pahit. kenangan tidak selalu
sesuatu yang buruk, banyak sekali kenangan yang manis terpatri dalam hati orang
yang ditinggalkannya. Sekalipun kenangan manis itu menimbulkan perasaan luka
yang dalam, justru kenangan itu sangat bermanfaat dalam proses penyembuhan,
karena akrab dengan kenyataan yang terjadi merupakan sesuatu yang penting.
Tanpa mengenal dengan apa yang telah terjadi pada masa lalu bagaimana anda
dapat mengenal diri anda sendiri? Bagaimana mungkin anda memperbaiki kekurangan
dan memanfaatkan kelebihan yang ada pada diri anda jika anda tidak
mengetahui sejauh mana kekurangan dan kelebihan anda? Maka dari itu anda
tidak perlu khawatir jika kenangan apapun tetap membuat anda teringat.
Berikutnya, mengingat masa lalu, melihat kebelakang, menyentuh kenangan
masa silam, mungkin membuat anda terluka, marah, kecewa, dendam, terharu
bangga, penuh kerinduan, tenteram dan penuh cinta serta kasih sayang kemudian
anda sedih karena kenyataaan sekarang sudah berbeda. Masih banyak perasaan lain
yang membayangi seseorang setiap mengingat peristiwa masa lalu. Semua itu sama sekali
bukanlah sesuatu yang salah. Dalam ingatan seseorang selalu tersimpan semua
memori atau kenangan mengenai peristiwa yang dialaminya. Tersimpan kesan kenyataan
dan berbagai jenis perasaan. Apabila digunakan sebagai kekuatan untuk menatap
masa dengan yang lebih baik maka kenangan itu sangat bermanfaat dan yang paling
penting, datang dan mendekatkan diri kepada Allah. Curhatlah kepadaNya,
Tumpahkan segala isi hati anda dengan mengurai perasaan duka, kecewa, luka
perih dihati, ketidakberdayaan, kesedihan, kekecewaan dan harapan. perasaan
anda menjadi ringan, tenteram dan tenang karena hanya Allahlah yang mampu
mengubah hidup anda yang pahit menjadi manis, penderitaan menjadi kebahagiaan.
"Dan sungguh akan Kami beri cobaan kepadaMu dengan sedikit ketakutan, kelaparan,
kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada
orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka
mengucapkan 'Inna lillaahi wa innaa ilaihi raajiuun' .
(Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadaNya kami kembali). Mereka itulah
yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan
mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk."(QS. al-Baqarah : 155-157).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar